Sabtu, 24 Juli 2010

Pinjam Uangmu Dad..

Maaf readers,akhir pekan ini saya tidak bisa menemani kalian dengan cerita misteri.Tapi sebagai gantinya saya akan menceritakan kisah pendek yang cukup mengharukan ini kepada kalian.Selamat membaca...

Seorang laki-laki baru terlambat pulang dari tempatnya bekerja, merasa lelah dan tidak bersemangat, menemukan anak laki-lakinya yang berusia 5 tahun sedang menunggu di depan pintu.Ia menatap ayahnya takut-takut.

"Ayah, bolehkah aku bertanya padamu satu hal?"tanya sang anak sambil mengerjap-ngerjapkan matanya yang bulat dan bening.

"Ya, tentu. Apa itu?" jawab pria itu.

"Berapa uang yang engkau hasilkan dalam satu jam?"

"Itu bukan urusanmu! Apa yang membuatmu bertanya seperti itu?" ujar pria itu dengan nada yang tinggi,tampaknya sang ayah sedikit marah

"Aku hanya ingin tahu. Tolonglah beritahu aku.." pinta anak itu.

"Jika kamu ingin tahu, ayah menghasilkan $20.00 /jam."

"Oh,begitu.." angguk sang anak.Sambil mendongak ia berkata kepada sang ayah..

"Ayah, bolehkah aku pinjam $10.00?"

Ayahnya terkejut. "Jika alasan kamu bertanya berapa uang yang ayah hasilkan adalah agar kamu bisa membeli sebuah mainan bodoh atau benda-benda tak berguna, sebaiknya pergilah ke kamarmu dan tidur. Pikirkan betapa egoisnya permintaanmu itu.Ayah sudah bekerja keras seharian dan tidak memiliki waktu untuk mainan anak-anak."

Mendengar kata-kata ayahnya,sang anak pun mengkerut.Tanpa berkata sepatah kata pun anak itu perlahan pergi ke kamarnya dan menutup pintu sambil menahan air matanya agar tidak mengalir jatuh.

Sementara sang ayah duduk,merasa kesal dengan pertanyaan anaknya tadi. Beraninya dia bertanya pertanyaan bodoh hanya untuk mendapat uang. Setelah kira-kira satu jam, pria itu mulai tenang, dan mulai berpikir mungkin selama ini dia terlalu keras terhadap anaknya. Mungkin ada yang benar-benar dibutuhkan anak itu dengan $10.00 karena anak itu jarang mengatakan keinginannya. Dia pun pergi menuju kamar anaknya dan membuka pintu."Apa kamu sudah tidur, nak?" dia bertanya.

"Belum ayah. aku belum tidur," Jawab anak itu.

"Maaf, mungkin ayah terlalu keras padamu tadi." kata pria itu.

"Hari ini adalah hari yang panjang dan ayah telah melampiaskannya padamu. Ini $10.00 yang kamu minta."ujar sang ayah,berusaha untuk tersenyum.

Anak itu berdiri,merasa senang dan berteriak,"Oh, terimakasih ayah!"

Kemudian ia merogoh kebawah bantalnya, ia mengeluarkan beberapa uang receh. Pria itu melihat anaknya yang ternyata sudah memiliki uang,mulai naik pitam lagi. Tapi, anak itu perlahan menghitung uangnya, kemudian menatap pria itu.

"Kenapa kamu minta lagi kalau kamu sudah punya uang?" geram sang ayah.

"Karena aku belum memiliki cukup uang, tapi sekarang sudah."balas sang anak.

Setelah selesai menghitung,tiba-tiba anak itu menyerahkan uang itu kepada ayahnya,sambil berkata, "Nah,ayah sekarang aku sudah memilki $20.00 . Bisakah aku membeli waktumu satu jam?"



Sumber: akuyanganeh.blogspot.com

4 komentar:

  1. -------------------------(tidak bisa berkata apa-apa)

    BalasHapus
  2. Oooh yang ini aku udah baca :D di majalah bobo waktu itu ada 'kan? Aku suka ini XD

    BalasHapus
  3. Ini sih cerita langsung dari guru saya ajahn brahm neh, hehe dari buku membuka pintu hati

    BalasHapus

Terima kasih telah membaca postingan diatas.Mohon komentarnya disini.Saya akan sangat menghargainya.